Masih Bingung Membuat Invoice Tagihan Bulanan Yuk Simak Langkah Mudah Berikut!

Membuat invoice Tagihan Bulanan sangat penting dilakukan. Terutama bagi Anda yang sedang menjalankan suatu bisnis. Dengan invoice Anda akan lebih mudah dalam menagih pelanggan yang belum melakukan pembayaran.

Ada banyak cara membuat invoice tagihan bulanan yang bisa Anda lakukan. Bisa dengan cara mengisi manual menggunakan kertas dan tangan. Namun cara ini kini sudah banyak ditinggalkan karena terlalu lama dan ribet. Ada juga yang menggunakan Microsoft Excel. Berikut uraiannya.

Masih Bingung Membuat Invoice Tagihan Bulanan Yuk Simak Langkah Mudah Berikut!

Masih Bingung Membuat Invoice Tagihan Bulanan Yuk Simak Langkah Mudah Berikut!

Membuat Invoice Tagihan Pembayaran Menggunakan Excel

Istilah invoice mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita terutama bagi para pengusaha yang bergelut di bidang penjualan barang maupun jasa. Invoice juga disebut sebagai surat bukti tagihan pembayaran yang berhubungan dengan transaksi antara penjual dan pembeli.

Pembuatan invoice Tagihan Bulanan menggunakan microsoft excel akan djelaskan pada uraian berikut. Data yang harus disiapkan terlebih dahulu adalah data surat tagihan atau invoice, daftar customer atau pelanggan dan harga barang. Data tersebut masing-masing di buat menggunakan worksheet sejumlah 3 buah.

Pada worksheet pertama, buatlah bentuk surat tagihan pada excel yang didalamnya terdapat data mengenai customer yang terdiri dari nama, alamat, kota dan telepon. Kemudian isi tabel data yang berupa nama barang, jumlah, harga, total, subtotal, diskon jika ada dan total bayar.

Pada worksheet kedua, buatlah tabel daftar customer yang terdiri dari nama toko atau perusahaan, alamat, kota serta no. telepon. Pada worksheet ketiga, buatlah tabel harga barang, yang isinya terdiri dari nama barang dan harga satuan.

Setelah data-data tersebut selesai dibuat, isilah data yang ada pada worksheet pertama. Manfaatkan fungsi Combo Box untuk mengisi berbagai data pada bagian customer serta nama barang. Pada kolom jumlah bisa Anda isi secara manual.

Selanjutnya pada bagian kolom harga, Anda bisa masukan rumus berikut: =IF(ISNA(VLOOKUP(C11,Master_Harga,2,FALSE)),””,VLOOKUP(C11,Master_Harga,2,FALSE))

Untuk C11 itu disesuaikan dengan sel yang Anda gunakan dalam mengisi data.

Pada rumus harga, kode “Master_Harga” bisa Anda dapatkan dari worksheet ketiga pada tabel harga barang. Caranya dengan mengeblok tabel harga barang, kemudian klik kanan pilih menu define name, lalu isikan name dengan Master_Harga.

Selanjutnya mengisi kolom total Anda bisa menggunakan rumus =IF(ISERR(F11*E11),””,F11*E11)

Untuk mengisi keseluruhan data pada kolom total Anda dapat memanfaatkan fungsi Auto Fill yang tersedia. Untuk CF11 dan E11 itu disesuaikan dengan sel yang Anda gunakan ketika mengisi data yang Anda buat. Maka jumlah tagihan yang perlu dibayarkan dapat Anda ketahui.

Penghitungan tersebut menggunakan metode penggabungan pada Excel, yaitu dengan cara menggabungkan rumus IF dengan Vlookup, namun di presentasikan dalam bentuk Invoice atau tagihan pembayaran.

Diatas merupakan langkah untuk membuat invoice Tagihan Bulanan menggunakan Microsoft Excel yang bisa Anda jadikan referensi. Namun, masih ada banyak kekurangan jika Anda membuat invoice menggunakan Excel. Ada alternatif lain yang bisa Anda gunakan untuk membuat invoice dengan lebih mudah dan tentunya lebih efektif. Yaitu menggunakan invoice online.

Salah satu aplikasi invoice online untuk mempermudah pembuatan invoice yang akan Anda buat yaitu paper. Segera kunjungi dan gunakan aplikasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *